Informasi

SYIRIK DAN MACAM-MACAMNYA
Abu Ihsan al-Atsari
20 Mei 2004
Allah telah mengambil persaksian dari anak keturunan Adam supaya mereka mengesakan-
Nya dalam beribadah. Artinya ialah agar mereka hidup di atas aqidah tauhid dan men-
jauhkan diri dari dosa syirik. Hat ini dilakukan agar umat manusia, anak keturunan
Adam tidak berdalih dean berkelit di hadapan Allah pada hari kiamat nanti.
Allah ber_rman dalam kitab-Nya:
Dan (ingatlah), ketika Rabbmu mengeluarkun keturunan anak-anak Adam
dari sulbi mereka dan Allah mengambil persaksian terhadap jiwa mereka
(seraya ber_rman): "Bukankah Aku ini sesembahanmu?" Mereka men-
jawab: "Betul!" (Engkau adalah sesembahan kami), Kami menjadi sak-
si". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat nanti kamu
tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang
lengah terhadap hal ini (mengesakan Allah), atau agar kamu tidak men-
gatakan: "Sesungguhnya orang-orang tua kami telah mempersekutukan
Allah sejak dahulu, sedangkan kami ini adalah anak-anak keturunan yang
datang sesudah mereka. Maka apakah Engkau akan membinasakan kami
karena perbuatan orang-orang yang sesat dahulu. (al-A'raf: 172-173)
Ayat di atas menunjukan bahwa kebanyakan orang yang terjerumus ke dalam perbuatan
syirik, melanggar persaksian mereka sendiri disebabkan dua hal:
1. Jahil (bodoh) dan lalai dari memahami tauhid dan syirik.
2. Taqlid buta kepada adat kebiasan nenek moyang.
_Disalin dari majalah As-Sunnah 09/IV/1421 - 2000 hal. 11 - 19.
1
Dalam kesempatan kali ini, kami akan mengetengahkan selayang pandang tentang syirik
dan macam ragamnya, sehingga hal itu bisa dijauhi. Sebab seluruh model dari bentuk
syirik yang berkembang di tengah-tengah masyarakat pada hari ini berpangkal dari dua
faktor di atas. Sehingga banyak sekali praktek-praktek syirik yang dianggap biasa dan
lumrah.
Dengan harapan semoga pembaca yang mulia dapat memetik faedah dari tulisan yang
sederhana ini. Ada sebuah pepatah Arab yang berbunyi:
Aku kenali kejahatan bukan untuk melaksanakannya,
Namun untuk menjaga diri darinya,
Barang siapa yang tidak mengenal kebaikan dan kejahatan,
Dikhawatirkan ia akan terperosok ke dalamnya.
Hudzaifah Ibnu Yaman juga sering bertanya tentang keburukan kepada Rasulullah guna
menghindarinya.

Definisi Syirik
Syirik adalah menyamakan selain Allah dengan Allah pada perkara yang merupahan
hak istimewa-Nya. Hak istimewa Allah seperti: Ibadah, mencipta, mengatur, memberi
manfaat dan mudharat, membuat hukum dan syariat dan lain-lainnya.
Yang dimaksud dengan ibadah adalah semua amal perbuatan lahir maupun batin
yang diridhai dan dicintai oleh Allah.
Contoh-contoh ibadah seperti: Do'a, menyembelih hewan kurban, nadzar, ruku', su-
jud, al-mahabbah (kecintaan), al-khauf (rasa takut), tawakkal, istighatsah (minta per-
tolongan di saat kesusahan, isti'adzah (meminta perlindungan) dan lain-lainnya.
Setiap orang yang memalingkan salah satu daripada hak-hak istimewa Allah terse-
but kepada selain-Nya, seperti memalingkan ibadahnya kepada selain Allah, maka ia
tergolong orang yang melakukan syirik.
Dari situ jelaslah, bahwa hakikat syirik adalah memalingkan ibadah dan hak istimewa
Allah yang lainnya kepada selain Allah, baik kepada nabi, malaikat, wali dan lain-
lainnya. Ataupun kepada benda mati, seperti bebatuan, pepohonan dan lain-lainnya.
Bukan sebagaimana anggapan sebagian kaum Muslimin, bahwa syirik itu hanyalah
dengan menyembah bebatuan dan pepohonan atau lainnya seperti yang dilakukan kaum
Paganisme (penyembah berhala). Anggapan keliru itu berpangkal dari kesalahpahaman
2
tentang pengertian "berhala" (watsan), sebagian orang beranggapan bahwa (berhala)
hanyalah berupa patung-patung yang disembah.
Padahal yang benar, bahwa (berhala) dapat berlaku untuk apa saja, baik berupa
makhluk hidup, benda-benda mati seperti patung, pohon dan lain-lainnya, ataupun
berupa benda-benda yang abstrak seperti hawa nafsu, pemikiran dan lain-lainnya.
Hal ini dilihat dari objek yang disembah. Adapun ditinjau dari perilaku syirik itu
sendiri, banyak sekali kesalahpahaman masyarakat umum tentang hal tersebut. Mereka
menganggap bahwa meminta perlindungan kepada benda-benda dan tempat keramat
bukan termasuk perilaku syirik. Demikian pula anggapan bahwa "ngalap berkah" ke
kuburan para wali (atau yang dianggap wali) dibolehkan dan lain-lainnya.

Macam-Macam Syirik
Bentuk dan ragam syirik berbeda-beda dari masa ke masa disuatu tempat dengan tem-
pat lainnya. Setan sengaja memanfaatkan kelemahan dan kelengahan bani Adam untuk
menyuntikkan virus syirik ini ke dalam tubuh mereka. Bujuk rayu setan supaya ter-
jerumus ke dalam perbuatan maksiat hanyalah mukaddimah menuju dosa yang terbesar
yaitu syirik. Allah telah memperingatkan hal ini dalam _rman-Nya:
Iblis menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-
benar akan menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus, kemudian saya
akan mendatangi mereka dari muka dan dari belahang, dari kanan dan
dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendpati kebanyak dari mereka
bersyukur (taat). (al-A'raf: 16-17).
Bentuk syirik yang dilakukan kaum Nuh adalah menyembah Wadd, Suwaa', Yaghuts,
Ya'uq dan Nasr, mereka adalah orang-orang shalih sebelum zaman nabi Nuh. Ketika
mereka wafat, setan membisikkan kepada orang-orang di zaman itu supaya membuat
gambar-gambar dan patung mereka, dan diletakkan di majlis-majlis yang biasa mereka
duduki, guna mengingat jasa-jasa mereka.
Pada waktu itu belum ada pikiran menyembah patung-patung tersebut. Namun ketika
zaman berputar dan generasi telah berganti serta iimu telah dilupakan/ditinggalkan,
akhirnya patung-patung itu disembah.
Demikianlah sejarah terjadinya syirik pertama sekali. Kisah di atas disitir oleh Imam
Bukhari dari Abdullah bin Abbas di dalam Shahihnya.
Bentuk syirik yang dilakukan oleh Bani Israil adalah menyembah anak sapi. Mengenai
hal ini Allah ber_rman:
3
Dan kaum Musa, setelah kepergian Musa ke gunung Thur mereka mem-
buat patung anak lembu yang bertubuh dan bersuara, dari perhiasan-
perhiasan emas mereka. Apakah mereka tidak mengetahui bahwa anak
lernbu itu tidak dapat berbicara dengan mereka dan tidak dapat menun-
jukkan jalan kepada mereka, mereka menjadikannya sebagai sesembahan,
dan mereka adalah orang-orang yang dhalim. (al-A'raf :148)
Bentuk kemusyirikan kaum Nasrani adalah menuhankan nabi Isa. Mengenai hal ini
Allah a. ber_rman:
Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putra Allah" dan orang-orang Nas-
rani berkata: "Al-Masih itu putra Allah". Demikian itulah ucapan mere-
ka dengan mulut mereka, mereka meniru orang ka_r terdahulu. Allah
melaknati mereka, bagaimana mereka sampai berpaling. (at-Taubah:
30)
Orang-orang Majusi melakukan kesyirikan dalam bentuk menyembah api. Sedangkan
Arab jahiliyah melakukan kemusyirikan dalam bentuk mengambil pemberi syafa'at dari
selain Allah. Mengambil mereka sebagai perantara kepada Allah, hal itu semua dengan
keyakinan bahwa Allah-lah yang telah menciptakan langit dan bumi. Allah menjelaskan
hal ini dalam _rman-Nya:
Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): "Ka-
mi tidak menyembah mereka kecuali supaya mereka mendekatkan kami
kepada Allah dengan sedekat-dekatnya. (az-Zumar: 3)
Dalam ayat lain Allah ber_rman:
Bahkan mereka mengambil pemberi syafa'at selain Allah. Katakanlah: "Dan
apakah kamu (masih mau mengambilnya juga) meskipun mereka tidak
memiliki suatupun dan tidak berakal. (az-Zumar: 43)
Semua itu adalah bukti bahwa perbuatan syirik akan tetap terjadi di tengah-tengah
umat manusia dengan beragam bentuknya. Dalam beberapa hadits Rasulullah telah
menjelaskannya kepada kita:
Tidak akan datang hari kiamat hingga beberapa kabilah dari umatku mengiku-
ti kaum Musyirikin, dan hingga beberapa kabilah dar umatku kembali menyem-
bah berhala. (HSR Abu Dawud)
4
Dari Aisyah Rasulullah bersabda:
Tidak akan hilang siang dan malam hingga al-Latta don al-Uzza kembali
disembah. (HSR Muslim)
Dan Abu Hurairah Rasulullah bersabda:
Tidak akan datang hari kiamat hingga wanita-wanita suku Daus thawaf men-
gitari Dzil Khalasah, berhala yang dulu disembah suku Daus pada masa
jahiliyah di Tabalah (sebuah tempat di negeri Yaman)
Hadits-hadits di atas adalah isyarat bahwa umat ini akan kembali terperosok ke dalam
lubang kemusyrikan, disadari ataupun tidak. Apa yang disebutkan Rasulullah tadi
benar-benar menjadi kenyataan. Bahkan bentuk-bentuk syirik yang dilakukan kaum
Muslimin pada hari ini lebih parah daripada kemusyrikan Arab jahiliyah.
Contohnya kaum Tasawwuf, diantara mereka ada yang berkeyakinan bahwa Rasul-
ullah mengetahui perkara ghaib, mengatur pemberian rezeki dan lain-lainnya. Seperti
yang tertuang dalam syair seorang Su_ yang bernama al-Bhusairi.
Sesungguhnya diantara kedermawananmu
Adalah dunia dan kehayaan yang ada di
dalamnya Dan diantara ilmumu
Adalah ilmu lauhul mahfudz dan Qalam (takdir)
Lebih dari itu, sebagian kaum Su_ ada yang berkeyakinan bahwa diantara para wali
(atau yang mereka anggap wali) ada yang mendapat kuasa dari Allah untuk mengatur
alam semesta. Seorang penulis Su_ berkata dalam kitabnya yang berjudul: al-Kaa_
FirRaddi 'Alal Wahabi sebagai berikut: "Sesungguhnya Allah memiliki beberapa hamba
yang bila mengatakan kepada sesuatu: "Kun" (jadilah) maka ia akan terjadi!"
Dan yang lebih parah dari itu, sebagian kaum Su_ mempercayai bahwa Allah menitis
kepada para Makhluk-Nya. Seperti aqidah Ibnu Arabi, 1 yang pernah berkata dalam
syairnya:
Tuhan adalah hamba, hamba adalah Tuhan
Duhai kiranya siapakah yang mukallaf (yang bertugas beribadah)
1bukan Ibnul 'Arabi, karena beliau (Ibnul 'Arabi) termasuk ulama.
5
Keyakinan-keyakinan seperti itu tidaklah dimiliki oleh Arab jahiliyah, mereka masih
meyakini bahwa Allah adalah Pencipta dan Pengatur alam semesta. Simaklah _rman
Allah berikut ini:
Dan siapakah yang mengatur segaka urusan? Mereka rnen jawab: "Allah".
(Yunus:31)

Syirik Ditinjau Dari Akibat Yang Ditimbulkan
1. Syirik Akbar (syirik besar)
Syirik Akbar yaitu yang mengakibatkan pelakunya ke luar dari agama Islam, serta
kekal selama-lamanya dalam neraka bila tidak taubat darinya.
Hakikat syirik akbar adalah "memalingkan salah satu jenis ibadah kepada selain Allah!".
Seperti memohon kepada selain Allah, menyembelih hewan kurban yang ditujukan untuk
selain Allah, bernadzar untuk selain Allah, takut kepada selain Allah, seperti takut
kepada mayat, kuburan, jin, setan disertai keyakinan bahwa hal-hal tersebut dapat
memberi bahaya dan mudharat kepadanya, memohon perlindungan kepada selain Allah,
seperti meminta perlindungan kepada jin dan orang yang sudah mati, mengharapkan
sesuatu yang tidak dapat diwujudkan kecuali oleh Allah, seperti meminta hujan kepada
pawang, meminta penyembuhan kepada dukun dengan keyakinan dukun itulah yang
menyembuhkannya, mengaku-ngaku mengetahui perkara ghaib dan lain-lainnya.

Macam-Macam Syirik Besar
Syirik besar ada beberapa macam:
1. Syirik dalam berdo'a
Yaitu meminta kepada selain Allah, di samping meminta kepadaNya.
Allah ber_rman dalam kitab-Nya:
Maka apabila mereka naik kapal, mereka berdo'a hanya kepada Al-
lah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya Namun tatkala Allah
nernyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka kembali
mempersekutukan Allah. (al-Ankabut: 65)
Dalam ayat lain Allah ber_rman:
6
Dan orang-orang yang kamu seru selain Allah tiada mempunyai apa-apa
walaupun setipis kalit ari. Jika kamu meminta kepada mereka, mere-
ka tiada mendengar seruanmu dan kalau mereka mendengar mereka
tidak dapat memperkenankan permintaanmu. Dan dihari kiamat
mereka akan mengingkari kemusyrikanmu. Dan tidak ada yang da-
pat memberikan keterangan kepadamu sebagaimana yang diberikan
oleh Yang Maha Mengetahui. (Faathir: 13-14)
2. Syirik Dalam Sifat Allah
Seperti keyakinan bahwa para nabi dan wali mengetahui perkara-perkara ghaib.
Allah telah membantah keyakinan seperti itu di dalam _rman-Nya:
Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib, tidak ada yang
mengetahuinya kecuali Dia sendiri. (al-An'am:59)
Dalam ayat lain Allah ber_rman
(Dialah Rabb) Yang Mengetahai perkara ghaib, maka Dia tidak memper-
lihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu, kecuali kepada
Rasul yang diridhai-Nya. (al-Jin: 26-27)
Pengetahuan tentang hal yang ghaib merupakan salah satu hak istimewa Allah.
menisbatkan hal tersebut kepada selainNya adalah syirik akbar.
3. Syirik Dalam Mahabbah (Kecintaan)
Yaitu mencintai seseorang, baik wali atau lainnya sebagaimana mencintai Allah
atau menyetarakan cintanya kepada makhluk dengan cintanya kepada Allah. Men-
genai hal ini Allah ber_rman:
Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-
tandingan selain Allah, mereka mencintainya sebagaimana rnereka
mencintai Allah, adapun orang-orang yang beriman sangat cintanya
kepada Allah. (al-Baqarah:165)
Yang dimaksud dengan mahabbah (kecintaan) dalam ayat ini adalah mahabbatul
ubudiyah, 2 yaitu cinta yang dibarengi dengan ketundukan dan kepatuhan mutlak
2Cinta yang mengandung unsur ibadah
7
serta mengutamakan yang dicintai daripada yang lainnya. Mahabbah seperti ini
adalah hak istimewa Allah. Hanya Allah saja yang berhak dicintai seperti itu,
tidak boleh diperlakukan dan disetarakan dengan Nya sesuatu apapun.
Mahabbah terbagi dua:
a) Mahabbah Mahdhah (Mahabbah Ubudiyah)
yaitu mahabbah (kecintaan) yang membuat tunduk dan patuh kepada yang
dicintai. Ini hanyalah bagi Allah semata.
b) Mahabbah Musytarikah
Terbagi manjadi tiga jenis:
i. Mahabbah Thabi'iyah (kecintaan kepada sesuatu secara tabiat). Seperti
kecintaan orang yang lapar kepada makanan.
ii. Mahabbah Isyfaq (kasih sayang) seperti: Kecintaan (kasih sayang) orang
tua kepada anaknya.
iii. Mahabbah Unus dan Ilf seperti: kecintaan seseorang kepada temannya.
Ketiga jenis mahabbah di atas tidaklah membuat seseorang tunduk dan patuh
secara mutlak kepada yang dicintai. Hal itu wajar saja terdapat pada diri
seseorang hamba. Namun harus diperhatikan, jika bertabrakan antara ma-
habbah mahdhah dengan mahabbah musytarikah, maka kita wajib mendahu-
lukan mahabbah mahhdah. Dalilnya _rman Allah,
Katakanlah: "Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu,
isteri-isterimu, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usa-
hakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-
rumah tempat tinggal yang kamu sukai, lebih kamu cintai daripa-
da Allah dan Rasul-Nya dan dari jihad di jalan-Nya, maka tung-
gulah sampai Allah mendatangkan keputusanNya. Dan Allah
tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik. (at-Taubah:24)
4. Syirik Dalam Ketaatan
Yaitu ketaatan kepada makhluk, baik wali ataupun alama dan lain-lainnya, dalam
mendurhakai Allah. Seperti: mentaati mereka dalam menghalalkan apa yang di-
haramkan Allah atau mengharamkan apa yang dihalalkan oleh Allah
Mengenai hal ini Allah ber_rman:
8
Mereka menjadikan orang-orang alim, dan rahib-rahib mereka sebagai
Tuhan selain Allah. (at-Taubah:31)
Rasulullah pernah membacakan ayat tersebut di hadapan 'Adiy bin
Hatim athTha'i, dia dahulunya memeluk agama Nasrani, 'Adiy langsung
berkata: "Yaa Rasulullah, kami dahulunya tidak menyembah mereka!
Rasulullah, pun bersabda:
Bukankah mereka menghalalkan apa-apa yang diharamkan Allah, lalu
kamu juga ikut menghalalkannya, mereka mengharamkan apa-apa yang
dihalalkan Allah, lalu kamu ikut mengharamhannya?"
"Benar"! jawab 'Adiy.
"Begitulah dahulunya kamu menyembah mereka"! jawab Beliau. (HSR
Tirmidzi).
Taat kepada ulama dalam hal kemaksiatan inilah yang dimaksud dengan menyem-
bah berhala mereka! Berkaitan dengan ayat di atas, Rasulullah menegaskan:
Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam hal bermaksiat kepada al-
Khaliq (Allah). (HSR Ahmad)
5. Syirik Khauf (Takut)
Yaitu keyakinan bahwa sebagian makhluk, baik wali ataupun yang lainnya yang
sudah meninggal dunia, atau makhluk-makhluk yang ghaib bisa melakukan dan
mengatur urusan serta mendatangkan mudharat. Karena keyakinan itulah mereka
menjadi takut kepada wali-wali atau makhluk-makhluk ghaib tersebut.
Kaum Musyrikin Arab menyakini bahwa berhala-berhala mereka dapat menim-
pakan madharat kepada manusia. Oleh karena itu mereka menakut-nakuti Rasul-
ullah dengan berhala-hala tersebut. Allah menceritakannya di dalam al-Qur'an:
Bukankah Allah cukup sebagai pelindung hamba-hamba-Nya? Dan mere-
ka menakut-nakuti kamu dengan (sesembahansesembahan) yang se-
lain Allah. (az-Zumar:36)
Keyakinan seperti ini merupakan syirik akbar yang mesti dijauhi.
Jenis-Jenis Khauf
9
a) Khauf Sirri
Yaitu: Takut kepada selain Allah berupa berhala, thaghut, mayat, makhluk
ghaib seperti jin, dan orang-orang yang sudah mati, dengan keyakinan bah-
wa mereka dapat menimpakan mudharat kepada makhluk. Khauf sirri ini
termasuk salah satu jenis ibadah yang harus dimurnikan bagi Allah semata.
Allah ber_rman:
Janganlah kamu takut kepada mereka, takutlah kamu kepada-Ku
jika kamu benar-benar orang beriman. (Ali Imran:175)
b) Takut Yang Menyebabkan Seseorang Meninggalkan Kewajibannya,
seperti: Takut kepada seseorang sehingga menyebabkan kewajiban diting-
galkan. Takut seperti ini hukumnya haram, bahkan termasuk syirik ashghar
(syirik kecil). Berkaitan dengan hal tersebut, Rasulullah bersabda:
Janganlah seseorang dari kamu menghinakan dirinya!
Shahabat bertanya: "Bagaimana mungkin seseorang menghinakan
dirinya sendiri!" Rasul bersabda: "Yaitu, ia melihat hak Allah yang
harus ditunaikan, namun tidak ditunaikannya' Maka Allah akan berka-
ta padanya di hari kiamat: "Apa yang mencegahmu untuk mengu-
capkan begini dan begini?". Ia menjawab: "Karena takut kepada
Allah berkata: Seharusnya hanya "kepada-Ku saja engkau takut."
(HSR Ibnu Majah dari Abu Said alKhudri)
c) Takut Secara Tabiat
Yaitu takut yang timbul karena _trah manusia seperti takut kepada hewan
liar, binatang buas, atau kepada orang jahat dan lain-lainnya. Takut jenis
ini tidak termasuk syirik, hanya saja seseorang janganlah terlalu didominasi
rasa takutnya sehingga dapat dimanfaatkan setan untuk menyesatkannya.
6. Syirik Hulul
Yaitu mempercayai bahwa Allah menitis kepada makhluk-Nya. Ini adalah aqidah
Ibnu Arabi dan keyakinan sebagian kaum Su_ yang ekstrem. Hingga di antara
mereka ada yang berkata dalam syairnya:
Anjing dan babi tidak lebih melainhan tuhan kita juga
Dan tidak lebih, Allah itu hanyalah seseorang rahib yang ada di gereja.
Maha suci Allah dan apa yang mereka ucapkan.
10
Sangat buruklah kalimat yang keluar dari mulut-mulut mereka, yang mereka ucap-
kan itu hanyalah dusta belaka.
7. Syirik Tasharruf
Yaitu keyakinan bahwa sebagian para wali miliki kuasa untuk bertindak dalam
mengatur urusan makhluk. Mereka menamakan para wali tersebut dengan "Wali
Quthub", di Negeri Pakistan orang awam menyebutnya: "Pauc Piir" (wali lima),
yang diyakini berhak mengatur jagad raya. Keyakinan seperti ini jelas lebih sesat
daripada keyakinan Musyrikin Arab yang masih menyakini Allah sebagai Pencipta
dan Pengatur alam semesta.
8. Syirik Hakimiyah
Termasuk syirik haktmiyah adalah membuat undang-undang yang bertentangan
dengan syari'at Islam, serta membolehkan diberlakukannya undang-undang terse-
but atau beranggapan bahwa hukum Islam tidak sesuai lagi dengan zaman.
Yang tergolong musyrik dalam hal ini adalah para hakim yang membuat dan mem-
berlakukan undang-undang, serta orang-orang yang mematuhinya, jika menyakini
kebenaran undang-undang tersebut dan rela dengannya.
9. Syirik Tawakkal
Secara etimologi, tawakkal ialah bersandar dan pasrah, jadi tawakkal termasuk
amalan hati. Secara syar'i adalah pasrah dengan sebenar-benarnya dan menyer-
ahkan perkara kepada Allah setelah berusaha dengan sungguh-sungguh. Ia terma-
suk jenis ibadah yang wajib dimurnikan bagi Allah saja. Allah ber_rman dalam
kitab-Nya:
Hendaklah kamu bertawakkal kepada Allah saja, jika kamu benar-benar
orang yang beriman. (al-Maidah: 23)
Tawakkal ada tiga jenis:
a) Tawakkal dalam perkara yang hanya mampu dilaksanakan oleh Al-
lah saja. Tawakkal jenis ini harus diserahkan kepada Allah semata, jika
seseorang menyerahkan atau memasrahkannya kepada selain Allah, maka ia
termasuk Musyrik.
11
b) Tawakkal dalam perkara yang mampu dilaksanakan para makhluk.
Tawakkal jenis ini seharusnya juga diserahkan kepada Allah, sebab menyer-
ahkannya kepada makhluk termasuk syirik asghar (syirik kecil).
c) Tawakkal dalam arti kata mewakilkan urusan kepada orang lain
dalam perkara yang mampu dilaksanakannya. Seperti: Dalam aru-
san jual beli, pernikahan dan lain-lainnya. Tawakkal jenis ini diperbolehkan,
hanya saja, hendaklah seseorang letup bersandar kepada Allah meskipun uru-
san itu diwakilkan kepada makhluk.
10. Syirik Niat Dan Maksud
Yaitu beribadah dengan maksud mencari pamrih manusia semata, mengenai hal
ini Allah ber_rman:
Barangsiapa menghendaki kehidapan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan
kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna, dan mereka
di dunia tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhi-
rat kecuali neraka, dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan
di dunia, dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan. (Hud:15-16)
Syirik jenis ini banyak menimpa kaum Muna_kin yang telah terbiasa beramal
karena riya'.
2. Syirik Ashghar (Syirik Kecil)
Syirik Ashghar syirik yang tidak mengeluarkan pelakunya dari dienul Islam, hanya
mengurangi nilai tauhid. Ia merupakan dosa besar yang dapat menghantar kepada
syirik akbar.
Macam-macam syirik asghar
Syirik Asghar terbagi menjadi dua:
1. Dhahir (nyata)
Syirik Dhahir juga terbagi dua:
a) Berupa ucapan
Seperti: Bersumpah dengan selain nama Allah; Ucapan: Maa Sya Allah wa
Syi'ta (atas kehendak Allah dan kehendakmu), ucapan: "Kalan bukan karena
Allah dan karena Fulan" dan lain-lainnya
12
Hal ini berdasarkan sabda Nabi,
Barangsiapa yang bersumpah dengan selain nama Allah, maka ia
telah berbuat syirik. (HSR Ahmad)
Dan sabda nabi yang lain:
Janganlah kamu berkata: "Atas kehendak Allah dan kehendak fu-
lan." tapi katakanlah: "Atas kehendak Allah, kemudian kehendak
fulan." (HSR Ahmad)
b) Berupa amalan
Seperti: Memakai gelang, benang, dan sejenisnya sebagai pengusir atau penangkal
mara bahaya, jika ia menyakini bahwa benda-benda tersebut hanya sarana
tertolak atau terangkatnya bala'. Namun, bila dia menyakini bahwa benda-
benda itulah yang menolak dan menangkal bala', hal itu termasuk syirik
akbar.
2. Kha_ (tersembunyi)
Adapun syirik kha_ (tersembunyi) adalah syirik yang bersumber dari amalan hati,
seperti: Riya, sumi'ah dan lain-lainnya.
Hakikat Riya
Riya adalah melakukan perbuatan karena makhluk, seperti seorang yang shalat
dan puasa karena mertua, agar dipuji orang dan lain-lainnya.
Mengenai hal ini Allah ber_rman:
Barang siapa yang mengharap perternuan dengan Rabb-Nya, hendak-
lah ia mangerjakan amal shalih, dan jangan ia mempersekutuhan
seorangpun dalam beribadah kepada-Nya. (al-Kah_: 110)
Rasulullah juga pernah bersabda:
Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kamu sekalian adalah
syirik kecil yaitu Riya'. Pada hari kiamat ketika Allah mernberi balasan
manusia atas amalan mereka, Allah ber_rman.: `Pergilah kalian kepada
orang-orang yang kalian tunjukan amalanrnu kepada mereka di dunia,
lihatlah, apakah engkau dapati balasan di sisi mereka ?" (HSR Ahmad)
13
Demikianlah selayang pandang tentang syirik dan macam-macamnya. Semoga Allah
memberi tau_k kepada kita semua dalam menjauhi segala macamnya. Amin Ya Robbal
Alamin.
Rasulullah mengajarkan sebuah do a kepada ummat, agar berlindung diri dari bahaya
syirik. Do'a tersebut sebagai berikut:
Yaa Allah, kami berlindung kepada-Mu dari menyekutukan-Mu, sedang kami menge-
tahuinya, dan kami memohon ampun kepada-Mu (atas dosa syirik yang kami lakukan)
sedang kami tidak mengetahuinya. (HSR. Ahmad)
Pustaka
[1] Minhajul Firgatin Najiyah Muhammad Jamil Zainu
[2] Al-Irsyad Ilaa Shahih I'tiqad Shalih bin Fauzan
[3] Kitab Tauhid Muhammad bin Abdul Wahhab
[4] Kitab Taahid Lish-Shaf Tsalits
14
Indeks
Hak istimewa Allah, 2
ibadah, 2
Mahabbah, 7
Mahabbah Isyfaq, 8
Mahabbah Mahdhah, 8
Mahabbah Musytarikah, 8
Mahabbah Thabi'iyah, 8
Mahabbah Unus, 8
mahabbatul ubudiyah, 7
Paganisme, 2
Pauc Piir, 11
Riya, 13
Syirik, 2
Syirik Akbar, 6
Syirik Ashghar, 12
Syirik Dhahir, 12
Syirik Kha_, 13
tawakkal, 11
Wali Quthub, 11
watsan, 3
15

Takut Kepada Syirik” ketegori Muslim. Takut Kepada Syirik
Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab

Firman Allah ‘Azza wa Jalla:
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, tetapi Dia mengampuni segala dosa selain itu bagi siapapun yang dikehendaki-Nya.

Al-Khalil Ibrahim ‘alaihissalam berkata:
…dan jauhkanlah aku dan anak cucuku dari menyembah berhala-berhala.
Diriwayatkan dalam satu hadits, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Sesuatu yang paling aku khawatirkan kepada kamu sekalian adalah perbuatan syirik kecil. Ketika ditanya tentang maksudnya, beliau menjawab: Yaitu riya’.
Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Barang siapa mati dalam keadaan menyembah sesembahan selain Allah, masuklah ia ke dalam neraka.
Muslim meriwayatkan dari Jabir radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Barang siapa menemui Allah dalam keadaan tidak berbuat syirik kepada-Nya sedikit pun, pasti masuk surga, tetapi barang siapa menemui-Nya dalam keadaan berbuat sesuatu syirik kepada-Nya, pasti masuk neraka.
Kandungan tulisan ini:
  Syirik adalah perbuatan dosa yang harus ditakuti dan dijauhi.
  Riya’ termasuk perbuatan syirik.
  Riya’ termasuk syirik ashghar .
Syirik ada 2 macam:
  Syirik akbar yaitu memperlakukan sesuatu selain Allah sama dengan Allah, dalam hal-hal yang merupakan hak khusus bagi-Nya.
  Syirik ashghar yaitu perbuatan yang disebutkan dalam Al Qur’an dan Hadits sebagai suatu syirik tetapi belum sampai ke tingkat syirik akbar.
Adapun perbedaan antara keduanya:
  Syirik akbar menghapuskan seluruh amal, sedangkan syirik ashghar hanya menghapuskan amal yang disertainya saja.
  Syirik akbar mengakibatkan pelakunya kekal di dalam neraka, sedang syirik ashghar tidak sampai demikian.
  Syirik akbar menjadikan pelakunya keluar dari Islam, sedang syirik ashghar tidak menyebabkan keluar dari Islam.
  Syirik ashghar ini adalah perbuatan dosa yang paling dikhawatirkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam terhadap para sahabat, padahal mereka ini adalah orang-orang shaleh.
  Surga dan neraka adalah dekat.
  Dekatnya surga dan neraka telah sama-sama disebutkan dalam satu hadits.
  Barangsiapa mati dalam keadaan tidak berbuat syirik kepada Allah sedikitpun pasti masuk surga. Tetapi barangsiapa mati dalam keadaan berbuat sesuatu syirik kepada-Nya, pasti masuk neraka, sekalipun dia termasuk orang yang paling banyak ibadahnya.
  Masalah penting yaitu: bahwa Nabi Ibrahim memohon kepada Allah untuk diri dan anak cucunya supaya dijauhkan dari perbuatan menyembah berhala.
  Nabi Ibrahim mengambil pelajaran dari keadaan sebagian besar manusia, yaitu bahwa mereka itu adalah sebagaimana kata beliau: Tuhanku! Sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan banyak manusia…
  Tafsiran kalimat Laa ilaha illa Allah, sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari, yaitu: pembersihan diri dari syirik dan pemurnian ibadah kepada Allah.
  Keutamaan orang yang dirinya bersih dari syirik.

Dikutip dari buku: Kitab Tauhid karangan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab.
Penerbit: Kantor Kerjasama Da’wah dan Bimbingan Islam, Riyadh 1418 H.
Sumber Takut Kepada Syirik : http://assunnah.or.id









Forum Bebas Indonesia
DOSA SYIRIK DAN BAHAYANYA - Printable Version

+- Forum Bebas Indonesia (http://www.forumbebas.com)
+-- Forum: Global Faith and Tolerance (/forum-15.html)
+--- Forum: Nuansa Islami (/forum-71.html)
+--- Thread: DOSA SYIRIK DAN BAHAYANYA (/thread-74833.html)



DOSA SYIRIK DAN BAHAYANYA - 5551272 - 20 Aug 2009 23:22
Syirik, Bahaya Dan Fenomenanya

Dan (ingatlah), ketika Rabbmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman), "Bukankah Aku ini Rabbmu". Mereka menjawab, "Betul (Engkau Rabb kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari Kiamat kamu tidak mengatakan,"Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap hal ini (keesaan Rabb)". Atau agar kamu tidak mengatakan, "Sesungguhnya orang-orang tua kami telah menyekutukan Ilah sejak dahulu, sedang kami ini adalah anak-anak keturunan yang (datang) sesudah mereka. Maka apakah Engkau membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang yang sesat dahulu". (QS. 7:172-173)

Ayat di atas menjelaskan bahwa kebanyakan orang yang terjerumus ke dalam kesyirikan disebabkan oleh dua hal dan secara otomatis dia telah melanggar perjanjian, ikrar dan persaksiannya sendiri terhadap keesaan Allah, dua hal tersebut adalah:

1. Jahil dan lalai terhadap tauhid dan syirik
2. Taqlid buta pada adat istiadat dan kebiasaan nenek moyang.

Permasalahan syirik bukanlah perkara yang remeh, sebab kelurusan seseorang dalam bertauhid dan beraqidah menjadi jaminan bagi keselamatannya di dunia dan akhirat. Apabila tauhid seseorang melenceng dari standar Al-Qur'an dan As-sunnah, maka pasti dia terjerumus pada kesyirikan.

Karena itu kita harus mengerti dan paham apa sebenarnya syirik itu, agar kita bisa terhindar dari bahaya dan malapetakanya di dunia dan di akhirat. Para ulama mengatakan, "Aku mengenali kejelekan bukan untuk melakukannya, tetapi agar terhindar darinya. Barangsiapa yang tidak bisa membedakan antara kebaikan dengan kejelekan pasti terjerumus pada kejelekan itu." Untuk itu, marilah kita mengenali apa syirik itu sebenarnya.

Syirik adalah menyejajarkan/menyamakan makhluk dengan Al-Khaliq (Allah swt) dalam perkara-perkara yang merupakan hak khusus (istimewa) Allah swt.
Hak istimewa Allah Subhannahu wa Ta'ala banyak sekali, seperti: Disembah, mencipta, mengatur, memberikan manfaat dan mendatangkan madharat, menentukan baik dan buruk, membuat hukum dan undang-undang (syari'at) dan lain-lainnya.

Secara umum jenis syirik itu ada dua: Syirik Akbar (besar) dan Syirik Ashghar (kecil). Perbedaan antara syirik akbar dan syirik asghar adalah:

Syirik akbar;
Syirik akbar menghancurleburkan seluruh amal ibadah pelakunya.
Apabila dia meninggal dunia dalam keadaan berbuat syirik akbar maka tidak mendapat ampunan Allah Subhannahu wa Ta'ala.
Pelakunya tergolong murtad dari Islam.
Di akhirat kelak pelakunya akan kekal dalam neraka selama-lamanya.

Syirik Asghar (kecil);
Dosa syirik kecil tidak merusak seluruh amal ibadah.
Pelakunya diampuni apabila Allah Subhannahu wa Ta'ala menghendakinya.
Pelakunya tidak tergolong murtad dari Islam.
Di akhirat kelak pelakunya tidak akan kekal dalam neraka selama-lamanya.



RE: DOSA SYIRIK DAN BAHAYANYA - 5551272 - 20 Aug 2009 23:24

Beberapa Fenomena Syirik

A. Ngalap (mencari) berkah di kuburan wali, kiyai dan selainnya.

Sudah menjadi hal yang umum dan membudaya di masyarakat, dan bahkan dianggap ibadah yang sangat afdhal bahwa pada hari-hari/bulan-bulan tertentu, misalnya Maulud (Rabiul awal), menjelang Ramadhan, menjelang lebaran (Syawwal) dan lain sebagainya, banyak orang yang mendatangi kuburan kuburan kyai, orang-orang yang dianggap wali, atau kuburan orang shalih. Mereka datang dari tempat yang cukup jauh dengan mencurahkan tenaga, waktu, pikiran, dan harta. Padahal Rasulullah telah bersabda,
“Janganlah kalian mengadakan perjalanan jauh (untuk beribadah, berziarah, mencari berkah) kecuali hanya ke tiga masjid: Masjidil Haram, Masjidku ini (Masjid Nabawy), dan Masjid al-Aqsha.” (Muttafaqun 'Alaih)
Dengan melakukan ritual ziarah ke kuburan-kuburan wali/kiyai dari tempat yang jauh, maka itu sudah merupakan suatu pelanggaran terhadap konsekwensi hadits diatas.

Kalau ternyata tujuan dari ziarah kubur itu menyimpang dari tuntunan syari'at Islam yang suci ini, seperti: Mencari berkah, meminta-minta kepada penghuni kuburan itu, atau mencari syafa'at, maka perbuatan itu jelas merupakan syirik akbar. Apabila pelakunya tidak bertaubat hingga datang kematiannya, maka Allah Subhannahu wa Ta'ala tidak mengampuninya dan dia kekal dalam neraka, semoga kita terhindar dari hal itu.
Allah berfirman:
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya.” (QS. 4:48)


RE: DOSA SYIRIK DAN BAHAYANYA - 5551272 - 20 Aug 2009 23:26

B. Mencari kesaktian lewat amalan, dzikir atau ritual tertentu.

Fenomena ritual seperti ini sudah berurat dan berakar, bahkan menjadi trend dalam masyarakat kita. Dan yang terbelit dan terperangkap dalam lingkaran syetan ini mulai dari orang awam sampai para pejabat, rakyat jelata sampai orang berpangkat. Bahkan kalangan "terpelajar" yang mengaku "intelektual"pun menggandrungi klenik-klenik seperti ini. Mereka menyebutnya dengan "membekali diri dengan ngelmu (ilmu), kekebalan, kesaktian".
Untuk mengelabuhi orang-orang awam terkadang “orang pinter” itu menyandangkan titel mentereng seperti: KH (Kyai Haji), Prof, DR, padahal semua itu mereka lakukan untuk melanggengkan bisnis mereka sebagai agen-agen dan kaki tangan syetan dan jin.

Untuk meraih kesaktian ini, ada yang dengan cara-cara klasik kebatinan, dengan istilah black magic (ilmu hitam) maupun white magic (ilmu putih), dan ada pula dengan cara-cara ritual "dzikir dan amalan-amalan wirid tertentu", dan cara yang terakhir ini lebih banyak mengelabui kaum muslimin, karena seakan-akan caranya Islami dan tidak mengandung kesyirikan.

Dan perlu diketahui bahwa"dzikir dan amalan-amalan wirid tertentu" yang tidak ada syari'atnya dalam Islam, merupakan rumus dan kode etik untuk berhubungnan dengan alam supranatural (alam jin), hal seperti ini merupakan perangkap syetan yang menjerumuskan orang pada perbuatan syirik. Untuk mengetahui bahwa perbuatan itu termasuk perbuatan syirik adalah sebagai berikut:

Pertama, bahwa "dzikir dan amalan-amalan wirid tertentu" tersebut bukanlah syari'at Islam, karena tidak memakai standar Al-Qur'an maupun Sunnah Rasulullah n, dan ini termasuk dalam kategori bid'ah, yang mana syetan lebih menyukai bid'ah daripada perbuatan maksiat sekalipun.

Ke dua, apabila tujuan seseorang melakukan "dzikir dan amalan-amalan wirid tertentu" tersebut untuk memperoleh kesaktian, kekebalan, dan hal-hal yang luar biasa, maka sudah pasti itu bukan karena Allah Subhannahu wa Ta'ala, seperti membaca Al-fatihah 1000 X, Al-ikhlas 1000 X dan lain sebagainya dengan tujuan agar kebal terhadap senjata tajam, peluru dan tahan bacok. Atau membaca salah satu shalawat bikinan (baca;bid'ah) dengan iming-iming kesaktian tertentu seperti bisa menghilang dari pandangan orang, bisa makan besi, kaca, beling dan lain sebagainya. Itu semua bukanlah karomah tetapi merupakan hakikat syirik itu sendiri, karena telah memalingkan tujuan suatu ibadah kepada selain Allah Subhannahu wa Ta'ala.


RE: DOSA SYIRIK DAN BAHAYANYA - 5551272 - 20 Aug 2009 23:28

C. Meminta bantuan arwah rasul, wali, atau tokoh tertentu agar terhindar dari marabahaya.

Ritual-ritual seperti ini dapat kita saksikan pada acara-acara malam 1 Syuro(Muharram). Diantara mereka ada yang mengadakan acara ritual di pantai laut selatan, mereka ramai-ramai melepaskan bermacam-macam sesajen seperti hewan yang masih hidup, aneka makanan, bunga-bungaan dan kemenyan sambil memanggil-manggil arwah Nabi Muhammad, Syekh Abdul Qodir Jailani dan memanggil Nyi Roro Kidul. Tujuan mereka melakukan ini agar Nyi Roro Kidul yang "katanya" menjadi penguasa di pantai laut selatan itu tidak minta korban pada tahun ini.

D. Membuat sesajen untuk menolak roh jahat.

Kegiatan ritual syirik ini bisa kita temui ketika ada pembangunan jembatan, gedung atau rumah. Pada acara peletakan batu pertama, biasanya diadakan pemotongan hewan kemudian darahnya disiramkan atau dioleskan, dan kepala hewan itu ditanam di situ. Tujuannya agar bangunan itu kokoh, kuat, lancar dalam pembangunannya serta tidak meminta korban, terhindar dari bahaya, serta agar makhluk halus yang ada di situ tidak mengganggu. Ada juga yang meletakkan sesajen di atas tiang utama bangunan, agar terhindar dari gangguan makhluk halus yang berada di daerah itu.

Demikian pula, ketika orang merasa takut melewati pohon besar, kuburan, hutan atau lembah yang dianggap angker. Lalu dia mengirimkan berbagai macam bentuk sesajen. Kalau lewat di daerah itu harus minta izin terlebih dahulu, seperti mengucapkan "Mbah permisi saya mau lewat" sambil menundukkan badan pertanda tunduk, atau dengan membunyikan klakson kendaraan sambil menjalankannya dengan pelan-pelan, dan lain sebagainya.


RE: DOSA SYIRIK DAN BAHAYANYA - 5551272 - 20 Aug 2009 23:30

E. Memakai Jimat-Jimat.

Ketika batu akik diyakini memiliki daya magic karena telah "diisi" oleh dukun atau orang pintar, maka menjadikan akik itu sebagai jimat pembawa keberuntungan berarti telah menjadikannya sebagai tuhan selain Allah.

Ketika bambu kuning atau potongan tulisan arab yang maknanya tidak jelas diletakkan di atas pintu rumah, agar"si kolor ijo"tidak bisa masuk rumah, maka berarti telah mempertuhankan jimat itu, dan ini adalah bantuk kesyirikan yang sangat nyata terhadap Allah SWT.

Demikian pula apabila al-Qur'an Stambul (Al-Qur'an berukuran sangat kecil yang tulisannya tidak bisa dibaca kecuali dengan mikroskop) dijadikan jimat untuk menolak marabahaya, maka pelakunyapun sudah terjerumus pada lingkaran syetan yaitu syirik.
Rasulullah SAW bersabda, artinya,
"Barangsiapa yang menggantungkan sesuatu (sebagai jimat), niscaya Allah menjadikan dia selalu bergantung kepada jimat itu". (HR.Imam Ahmad dan at-Tirmizi)

F. Ramal-Ramalan

Yaitu segala bentuk ramalan, mulai dari ramalan keadaan Indonesia sampai keadaan pribadi seseorang untuk rentang waktu sepekan, sebulan atau setahun ke depan, baik mengenai ekonominya, politiknya dan lain sebagainya. Ini semua adalah klenik-klenik yang menghancurkan negara besar ini yang katanya mayoritas muslim terbesar di dunia. Klenik ini juga yang menjadi faktor utama datangnya musibah-musibah yang silih berganti dan tidak akan pernah hengkang dari tanah air kita ini selama kemaksiatan syirik ini dan dosa-dosa besar lainnya masih gentayangan menghancurkan sendi-sendi kehidupan beragama kita. Wallahul Musta’an, hanya kepada Allah kita memohon pertolongan.

Mudah-mudahan tulisan singkat ini menjadi bahan renungan bagi kita semua. (Abu Abdillah Dzahabi)


RE: DOSA SYIRIK DAN BAHAYANYA - Sucks Dicks - 22 Aug 2009 16:49

Setuju Mba Top...dan mohon maaf lahir dan batin selamat menunaikan ibadah puasa


RE: DOSA SYIRIK DAN BAHAYANYA - 5551272 - 22 Aug 2009 17:26
(22 Aug 2009 16:49)Sucks Dicks Wrote:  Setuju Mba Top...dan mohon maaf lahir dan batin selamat menunaikan ibadah puasa

sama sama, mohon ma'af lahir dan bathin, selamat menunaikan ibadah puasa Smile


RE: DOSA SYIRIK DAN BAHAYANYA - antooce - 22 Aug 2009 17:30

Thx atas pencerahannya.. sangat bermanfaat.
Selamat menunaikan ibadah puasa semoga amal ibadah kita diterima Allah dan diampunisemua dosa kita, amiin. Mohon maaf lahir dan bathin.


RE: DOSA SYIRIK DAN BAHAYANYA - 5551272 - 22 Aug 2009 18:05
(22 Aug 2009 17:30)antooce Wrote:  Thx atas pencerahannya.. sangat bermanfaat.
Selamat menunaikan ibadah puasa semoga amal ibadah kita diterima Allah dan diampunisemua dosa kita, amiin. Mohon maaf lahir dan bathin.

Alhamdulilllah, sama sama, selamat menunailkan ibadah puasa, mohon ma'af lahir & bathin Smile


RE: DOSA SYIRIK DAN BAHAYANYA - ngambokgerot - 22 Aug 2009 21:35

Masalah syirik adalah masalah hati dan niat, hanya orang tersebut dan Allah yang tahu. Kita hanya diberi batasan dan ciri-cirinya.

Orang banyak berbuat syirik demi mencapai tujuan.
Islam mengganti ritual orang kafir dengan kalimat yang lebih baik, memberi tempat dan bulan keramat.
1. Alquran yang di dalamnya penuh dengan contoh do'a para nabi yang pasti mustajab
2. di rumah sendiri, yaitu keridhaan kedua orang tua kita
3. berdo'a di depan Ka'bah
4. Bulan ramadhan yang penuh berkah.

Jadi hakikat kufur pada perilaku syirik adalah mengabaikan dan tidak mensyukuri pemberian dan kemudahan dari Allah tersebut.


RE: DOSA SYIRIK DAN BAHAYANYA - big2besar - 22 Aug 2009 21:45
(22 Aug 2009 21:35)ngambokgerot Wrote:  Masalah syirik adalah masalah hati dan niat, hanya orang tersebut dan Allah yang tahu. Kita hanya diberi batasan dan ciri-cirinya.

Orang banyak berbuat syirik demi mencapai tujuan.
Islam mengganti ritual orang kafir dengan kalimat yang lebih baik, memberi tempat dan bulan keramat.
1. Alquran yang di dalamnya penuh dengan contoh do'a para nabi yang pasti mustajab
2. di rumah sendiri, yaitu keridhaan kedua orang tua kita
3. berdo'a di depan Ka'bah
4. Bulan ramadhan yang penuh berkah.

Jadi hakikat kufur pada perilaku syirik adalah mengabaikan dan tidak mensyukuri pemberian dan kemudahan dari Allah tersebut.
Wah ini menarik..... kalimat ritual orang kafir dengan kalimat yang lebih baik, memberi tempat dan bulan keramat.

Apakah termasuk ritual yang dilakukan/tradisi di tanah Jawa saat bulan mulud seperti pajang jimat, dengan menggunakan kalimat/bacaan Islam (Ayat Al Qur'an), yang awalnya menggunakan mantra-mantra lalu diubah oleh Wali Songo dengan bacaan-bacaan yang berasal dari Al Qur'an ?

Atau seperti larung kepala Kebo dilaut, yang awalnya kepala manusia...

Wait

Smile


RE: DOSA SYIRIK DAN BAHAYANYA - ngambokgerot - 22 Aug 2009 22:44
(22 Aug 2009 21:35)ngambokgerot Wrote:  Masalah syirik adalah masalah hati dan niat, hanya orang tersebut dan Allah yang tahu. Kita hanya diberi batasan dan ciri-cirinya.

Orang banyak berbuat syirik demi mencapai tujuan.
Islam mengganti ritual orang kafir dengan kalimat yang lebih baik, memberi tempat dan bulan keramat.
1. Alquran yang di dalamnya penuh dengan contoh do'a para nabi yang pasti mustajab
2. di rumah sendiri, yaitu keridhaan kedua orang tua kita
3. berdo'a di depan Ka'bah
4. Bulan ramadhan yang penuh berkah.

Jadi hakikat kufur pada perilaku syirik adalah mengabaikan dan tidak mensyukuri pemberian dan kemudahan dari Allah tersebut.

(22 Aug 2009 21:45)big2besar Wrote:  Wah ini menarik..... kalimat ritual orang kafir dengan kalimat yang lebih baik, memberi tempat dan bulan keramat.

Apakah termasuk ritual yang dilakukan/tradisi di tanah Jawa saat bulan mulud seperti pajang jimat, dengan menggunakan kalimat/bacaan Islam (Ayat Al Qur'an), yang awalnya menggunakan mantra-mantra lalu diubah oleh Wali Songo dengan bacaan-bacaan yang berasal dari Al Qur'an ?

para wali songo sebgaimana kita yakini adalah orang yang memang ahli di bidang tauhid dan fiqih.
walaupun mereka berbeda perangai dan sifat, mulai yang paling keras sampai yang paling lunak.

contoh pengalihan dari ritual politheisme menjadi tauhid adalah kalima sodo yang dianggap kalimat mantra paling sakti.
dan memang demikian, yang dimaksud adalah dua kalimah syahadat, la yu'la wala yu'la 'alaihi
Dan dipastikan bahwa wali tersebut telah memberi pemahaman yang benar atas kalimat tersebut.
D bidang kesenian, para wali telah memperkenalkan nasyid dan masih banyak lagi
(22 Aug 2009 21:45)big2besar Wrote:  Atau seperti larung kepala Kebo dilaut, yang awalnya kepala manusia...

Wait

Smile

Untuk yang ini jelas bukan ajaran para wali, para wali menentang kesyirikan dan bidah.
Setiap da'i pastilah memulai dakwahnya dengan menjelaskan hakikat hati dan aqal.
dibuktikan dengan hukuman kepada syeikh siti jenar si penganut pantheisme























RSS Feed

binanurani.com

Majelis Ta’lim Bina Nurani Istiqomah | Generasi Cinta Quran | Menuju Islam Kafah | Bicara Lepas | Berbagi Manfaat Kepada Sesama

Awas !, Dua Perkara Besar Penghancur Amalan Ibadah

I.
A. “An Khudzaifah qola , qola Rosulullohi SAW < Laa yaq-balullohu li sohibil bid’ati shouman, wa laa solatan, wa laa sodakotan, wa laa haj-jan wa laa umrotan, wa laa jihadan, wa laa sorfan, wa laa wa laa ‘ad-lan yakhruju minal Islami kama takhruju sa’arotin minal ‘ajiin > “
Dari Khudzaifah berkata, bersabda Rosulullohi SAW < Alloh tidak menerima terhadap orang yang mempunyai bid’ah, puasanya, dan tidak (menerima) solatnya, dan tidak sodakohnya, dan tidak hajinya, dan tidak umrohnya, dan tidak ibadah sunahnya, dan tidak ibadah wajibnya, dan tidak perjuangannya (maka dia) keluar dari Islam sebagaimana keluarnya rambut dari adonan roti.
HR.Ibnu Madjah Kitabul Muqodimah juz 1 hal.19
B. “ An Abdulloh bin Abas qola, qola Rosulullohi SAW < aballohu an yaq-bala ‘amala sohibi bid’atin hat-ta yada’a bid’atahu >
Dari Abdulloh bin Abas berkata, bersabda Rosulullohi SAW < menolak (Alloh) jika menerima amalan orang yang mempunyai bid’ah sebelum ia meninggalkan bid’ahnya.
HR.Ibnu Madjah Juz 1 hal.19
II.
Wa laqod’ uhiya ilaika wa ilal-ladziina min qob’lika la-in asyrokta layahbatonna ‘amaluka wa latakunanna minal khosiriin
Dan niscaya sungguh diberi wahyu kepadamu (Muhammad) dan kepada orang-orang sebelum kamu ( bahwa) niscaya jika engkau syirik (menyekutukan Alloh) maka sungguh lebur amalanmu dan niscaya kamu termasuk orang-orang yang rugi.
Kitab Suci Al-Quran Surah Az-Zumar (39); 65
Saudara,
Apa kabar ? semoga senantiasa sehat wal afiat dalam lindungan Alloh SWT.
Pada posting kali ini saya tertarik untuk membahas perkara yang sebenarnya termasuk urusan besar , karena pengaruhnya dapat membahayakan keselamatan amalan yang akan kita bawa sebagai bekal menghadap Alloh SWT kelak.
Pada bagian pertama, lihat angka Romawi I ada dua matan hadits yang apabila dilihat dari bentuknya keduanya merupakan hadits qouli = sabda Nabi Muhammad SAW.
Bagian A menjelaskan orang yang masih melakukan bid’ah maka seluruh peribadatan yang diamalkan di dunia ini ditolak oleh Alloh kelak di hari kiyamat. Pada saat manusia sudah tinggal menunggu nasib tidak ada lagi yang diandalkan dan dibanggakan kecuali amalan yang dilandasi iman, ternyata amalnya tidak diterima oleh Alloh dikarenakan masih tercampuri dengan amalan bid’ah.
Bid’ah adalah amalan yang dilakukan seseorang dengan niyat mencari ridho Alloh SWT , mirip dengan amalan ibadah padahal tidak diajarkan/diamalkan oleh Rosulillahi SAW beserta para sohabatnya sebagai suri tauladan yang diberikan hak oleh Alloh SWT untuk mengajarkan ilmu dan amalannya kepada seluruh manusia hingga akhir zaman.
Saksi terberat bagi orang yang beribadah dicampuri dengan bid’ah adalah seluruh amalan rusak , hancur sehingga ditolak / tidak sah, akhirnya pulang menghadap Alloh, (meninggal dunia) tanpa membawa bekal amal sedikitpun. Orang seperti ini dipersamakan dengan keluar dari agama Islam perumpamaannya sebagaimana rambut yang ditarik dari adonan roti, sedikitpun tak ada adonan yang menempel ke rambut.
Sedang pada hadits ke-dua dijelaskan bahwa Alloh SWT tetap tidak akan menerima amalan orang tersebut sebelum seorang hamba meninggalkan bid’ahnya.
Bagi kita yang kelak berharap dapat hidup bersahaja mengandalkan bekal pahala dari ibadah yang kita amalkan tentunya kita tidak ingin sia-sia jerih payah kita, maka urusan bid’ah harus kita jadikan bahan perhatin yang serius. Karena amalan bid’ah seakan menjadi virus yang menggerogoti serta meracuni amalan kita yang lain akhirnya menjadi rusak, tidak sesuai dengan perintah Rosulillahi SAW.
Bukankan kita jadi rugi dan celaka manakala solat yang tiap hari dikerjakan, berlapar-haus kita berpuasa ternyata tidak sah dan tidak mendapat hasil apa-apa di akhirat.
Kalau pekerjaan di dunia apabila salah maka dapat segera diperbaiki, namun amalan ibadah setelah diketahui gagal di akhirat maka tidak dapat mengulang hidup di dunia kembali.
Bagaimana mendeteksi suatu amalan apakah termasuk bid’ah atau sunah ? ikuti terus pengajian ini, semoga di lain waktu kita dapat lebih leluasa membahasnya.
Untuk bagian II, amalan seorang hamba juga dapat hancur apabila ibadahnya tercampuri oleh syirik. Jangankan kita in hamba biasa, sedangkan Rosulullohi SAW sendiri apabila masih menyekutukan Alloh maka lebur amalannya. Perilaku syirik ini ada bermacam-macam tingkatan dari yang halus sehingga syirik yang berat.
Bid’ah dan syirik, dua perkara besar yang harus diwaspadai agar tidak merusak amal kita yang lain, supaya kita tidak tergolong orang yang rugi dunia-akhirat.
Alloh SWT tidak akan menerima amalan (memberi pah pahala) kecuali amalan itu dimurnikan dan dicari wajah Alloh (niyat karena Alloh) dengan amal itu.
Related Posts

#

#

#

#

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

·         Categories

·         Archives

·         Meta

·          

·         Jumlah Pengunjung


Free CountersFree CountersFree CountersFree CountersFree CountersFree CountersThe following text will not be seen after you upload your website, please keep it in order to retain your counter functionality 
Free Trackers
Help


·        
  •  

·         Info Contact

ID YM Chat " hari_w67 "

·         Tnggalkan Pesan Di sini

·         Tips Aman Rejeki via Internet


Banyak sekali program penawaran bisnis via internet, seakan bingung kita dibuatnya. Aktifitas mencari rejeki adalah urusan pokok dalam hidup ini, alangkah senangnya bila kita dapat mengais rejeki melalui kecanggihan internet ini.
Ops ! namun jangan terlena , tidak sedikit promosi model mencari keuntungan belaka, tidak mengindahkan etika da moral berbisnis, memakai cara-cara yang tidak diridhoiNYA.
Buntutnya bukannya keberuntunan didapatkan namun KERUGIAN bakal ditanggung.
Lalu bagaimana !
Berikut Tips Singkat Aman Mengais Rejeki Online , Semoga bermanfaat
http://binanurani.com/tips-aman-rejeki-via-internet
  • Madrasah Online

Madrasah Online

·         Pages

·         Recent Posts

·         Archives

·         Recent Comments

·          

December 2009
M
T
W
T
F
S
S



1
2
3
4
6
7
8
10
11
12
14
15
16
17
19
21
22
23
24
26
27
28
29
31

·         Blog Teman

situs M Shodiq Mustika


Photobucket


cariuanginternet's Blog
  •  
Recent Visitors
Live Traffic Feed
  Jakarta, Jakarta Raya arrived from google.co.id on "Keutamaan Sholat Lima Waktu. | binanurani.com"
  Dallas, Texas arrived from google.com on "Keadaan Minuman Ahli Neraka | binanurani.com"
  Sidoarjo, Jawa Timur arrived on "Peningkatan Amalan Akhlaqul Karimah | binanurani.com"
Today : 146
Average Perday : 846
Accumulation : 99050

·         Tags

  • free counters
  •  




  Welcome, guest. You are not logged in.
Language / Choose language
   Navigation

Username
Password
 
Today: Do you like the irish? · More of this



    Search
 

 
 

assunnah.buku1



FENOMENA SYIRIK
(BAGIAN 20)
FENOMENA SYIRIK
 
Fenomena dan kenyataan perbuatan syirik yang bertebaran di dunia Islam merupakan sebab utama terjadinya musibah yang menimpa umat Islam. Juga sebab dari berbagai fitnah, kegoncangan dan peperangan serta berbagai siksa lainnya yang ditimpakan Allah atas kaum muslimin.
Hal itu terjadi karena mereka berpaling dari tauhid, serta karena perbuatan syirik yang mereka lakukan dalam aqidah dan perilaku mereka.
Bukti yang jelas dari hal itu adalah apa yang kita saksikan di sebagian besar negara-negara Islam. Berbagai fenomena kemusyrikan, justru oleh sebagian besar umat Islam dianggap sebagai bagian dari ajaran Islam, karena itu mereka tidak mengingkari dan menolaknya.
Islam datang untuk menghancurkan berbagai bentuk kemusyrikan, atau berbagai fenomena yang menyebabkan seseorang terjerumus ke perbuatan syirik. Di antara fenomena syirik yang terjadi ialah:
Berdo'a kepada selain Allah:

Hal ini tampak jelas dalam nyanyian-nyanyian dan senandung mereka, yang sering diperdengarkan pada peringatan maulid atau pada peringatan-peringatan bersejarah lainnya.
Penulis pernah mendengar mereka menyanyikan kasidah.

"Wahai imam para rasul, wahai sandaranku.
Engkau adalah pintu Allah, dan tempat aku bergantung.
Di dunia serta akhiratku.
wahai Rasulullah, bimbinglah diriku.
Tak ada yang menggantikanku dari kesulitan kepada kemudahan, kecuali engkau, wahai mahkota yang hadir"

Seandainya Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam mendengar nyanyian di atas, tentu Rasulullah akan berlepas diri daripadanya. Sebab tidak ada yang bisa mengubah dari kesulitan menjadi kemudahan kecuali Allah semata. Nyanyian-nyanyian dan pujian yang sama, banyak kita jumpai di koran-koran, majalah dan buku. Di antara isinya adalah memohon pertolongan, bantuan dan kemenangan kepada Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, para wali dan orang-orang shalih yang sebenarnya mereka tidak mampu melakukannya.
 
Mengubur para wali dan orang-orang shalih di dalam masjid:

Banyak kita saksikan di negara-negara Islam, kuburan berada di dalam masjid. Terkadang di atas kuburan itu dibangun kubah, lalu orang-orang datang memintanya, sebagai sesembahan selain Allah. Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam melarang hal ini dengan sabdanya:

"Allah melaknat orang-orang Yahudi dan Nasrani, mereka menjadikan kuburan para nabi mereka sebagai masjid (atau tempat bersujud menyembah Tuhan)." (Muttafaq alaih)

Jika menguburkan para nabi di dalam masjid tidak diperintahkan, bagaimana mungkin dibolehkan mengubur para syaikh dan ulama di dalamnya? Apakah lagi telah dimaklumi, kadang-kadang orang yang dikubur tersebut dijadikan tempat berdo'a dan meminta, sebagai sesembahan selain Allah. Karena itu ia merupakan sebab timbulnya perbuatan syirik. Islam mengharamkan syirik dan mengharamkan perantara yang bisa menyebabkan kepadanya.
 
Nadzar untuk para wali:

Sebagian manusia ada yang melakukan nadzar berupa binatang sembelihan, harta atau lainnya untuk wali tertentu. Nadzar semacam ini adalah syirik dan wajib tidak dilangsungkan. Sebab nadzar adalah ibadah, dan ibadah hanyalah untuk Allah semata. Adapun contoh nadzar yang dibenarkan adalah sebagaimana yang dilakukan oleh isteri Imran. Allah Ta'ala berfirman:

"Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menadzarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang shalih dan berkhidmat (di Baitul Maqdis)," (Ali Imran: 35)
 
Menyembelih di kuburan para nabi atau wali:

Meskipun penyembelihan yang dilakukan dikuburan para nabi atau wali dengan niat untuk Allah, tetapi ia termasuk perbuatan orang-orang musyrik. Mereka menyembelih binatang di tempat berhala dan patung-patung wali mereka. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda:

"Allah melaknat orang yang menyembelih selain Allah." (HR. Muslim)
 
Thawaf sekeliling kuburan para wali:

Seperti mengelilingi kuburan Syaikh Abdul Qadir Jaelani, Syaikh Rifa'i, Syaikh Badawi, Syaikh Al-Husain, dan lainnya. Perbuatan semacam ini adalah syirik, sebab thawaf adalah ibadah, dan ia tidak boleh dilakukan kecuali thawaf di sekeliling Ka'bah, Allah berfirman:

"Dan hendaklah mereka melakukan thawaf sekeliling rumah yang tua itu (Baitullah)." (Al-Hajj: 29)
 
Shalat kepada kuburan:

Shalat kepada kuburan adalah tidak boleh. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda:

"Janganlah kalian duduk di atas kuburan dan jangan pula shalat kepadanya." (HR. ...





Topics

People

 
 
 Top
 powered by Peperoni.de
Users online right now: 16202   Help/FAQ   Terms   Imprint